βHari ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT KAI Commuter Jakarta (KCJ) melakukan uji coba kereta api listrik (KRL) jurusan Stasiun Kota-Stasiun Tanjung Priok.
Uji coba ini dilakukan sebagai persiapan untuk menghidupkan kembali (reaktivasi) jalur KRL Kota-Tanjung Priok yang sudah mati sejak 1989 atau selama 26 tahun. Kemenhub menargetkan jalur tersebut bisa beroperasi kembali pada Desember 2015.
"Kalau ini (persiapan) sudah beres, awal Desember bisa mulai beroperasi," kata Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Hermanto Dwiatmoko, usai uji coba di Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PT KAI nanti akan membereskan, sudah bisa dilihat mana saja yang mesti dibereskan. Rumah-rumah liar, pohon, maupun pintu perlintasan," ucapnya.
Pihaknya belum dapat memastikan berapa jumlah armada kereta dan jadwal keberangkatan untuk jalur Kota-Priok. Semuanya, lanjut Hermanto, tergantung kesiapan KCJ sebagai operator.
KRL Kota-Tanjung Priok nantinya saat beroperasi akan berhenti di 4 stasiun di antaranya Stasiun Tanjung Priok, Stasiun Ancol, Stasiun Kampung Bandan, dan Stasiun Kota.
"Kira-kira 8 km, berhenti di Kampung Bandan dan Ancol," tutupnya.
(feb/feb)











































