Mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel dan Bos Recapital Group, Rosan Perkasa Roeslani bertarung dalam bursa calon Ketua Umum (Ketum) Kadin 2015-2020. Penentuan Ketum Kadin dilakukan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Kadin VII pada 22-24 November 2015 di Bandung, Jawa Barat.
Sebelum Munas berlangsung, sempat beredar isu tentang salah satu calon merupakan 'titipan' dari istana atau pemerintah. Hal tersebut langsung ditepis oleh pengurus Kadin Indonesia.
Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto (SBS) sempat mengakui ada isu tak sedap bahwa ada calon ketum Kadin merupakan titipan dari pemerintah. Ia memastikan kedua calon tak membawa kepentingan pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pihaknya memastikan proses pemilihan berlangsung fair dan tak ada politik yang sebagaimana isu yang beredar.
"Pengalaman di Kadin yang menentukan di sini kan pengusaha, bukan pihak luar. Konstituen kita para pengusaha Indonesia," kata Suryo.
Seperti diketahui ada 2 calon Ketua Umum Kadin yang maju dalam pemilihan Ketum Kadin kali ini. Kedua calon tersebut harus mampu mengumpulkan suara terbanyak dari jatah suara 132 suara, terdiri dari 30 suara asosiasi-asosiasi di bawah naungan Kadin, dan 102 suara dari Kadin daerah.
Rachmat Gobel disokong sejumlah pengusaha senior seperti Chris Kanter, Benny Soetrisno, dan Solihin Kalla. Rosan saat pendaftaran didampingi didukung pengusaha yang sebagian besar dari kalangan muda antara lain Erwin Aksa, Sandiaga Uno, Bahlil Lahadalia, dan lainnya.
(hen/hen)











































