Ini seperti yang diterapkan pada proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dan sodetan Ciliwung. Proyek tersebut sangat bersih dan memiliki fasilitas pendukung untuk para pekerja.
"Masa proyek ratusan miliar sampai triliunan kamar mandi jelek. Di mana-mana kotor. Kalau kita kerja dengan asing bisa bersih. Kamar mandi bagus, sampah ngak berceceran. Kita bisa tiru MRT Jakarta dan sodetan Ciliwung, di sana bisa bersih dan kamar mandi wangi," kata Dirjen Sumber Daya Air (SDA), Kementerian PUPR, Mudjiadi saat penandatangan kontrak di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (24/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada meninggal. Tim leader, PPK, dan manager proyek akan di-grounded. Yang susah saya, karena grounded PPK (Pejabat Pembuat Komitmen). Nanti 2 tahun tim leader dan manajer proyek nggak boleh kerja di SDA," ujarnya.
Kementerian PUPR juga meminta para kontraktor memasukkan item-item keselamatan, keamanan dan kebersihan kerja ke dalam kontrak. Bila dalam proses berjalan kontraktor lalai, PUPR sebagai pemberi kerja akan memberikan sanksi.
"Mulai kontrak ke depan, harus ada K3. Kontrak selesai 1-2 minggu ke depan, bapak ibu amademen kontrak, K3 ada by items, nggak ada nantinya alasan, kondisi di lapangan kotor karena nggak ada biaya," sebutnya.
(feb/rrd)











































