Ini Negara Asal Impor Bawang, Cabai, dan Lada RI

Ini Negara Asal Impor Bawang, Cabai, dan Lada RI

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 26 Nov 2015 07:58 WIB
Ini Negara Asal Impor Bawang, Cabai, dan Lada RI
Jakarta - Beberapa bahan pokok yang masih diimpor Indonesia hingga sekarang adalah bawang, lada dan cabai. Besarnya impor dikarenakan masih tingginya kebutuhan, sementara pasokan dari dalam negeri belum mencukupi.

Dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Kamis (26/11/2015) bawang yang diimpor hanya jenis bawang putih. Volumenya pada Oktober 2015 mencapai 29.840 ton atau US$ 21,5 juta.

Keseluruhan impor datang dari China. Meski pada beberapa bulan sebelumnya, beberapa negara lain ikut memasok, seperti India, S‎wis, Australia dan Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan cabai‎ yang diimpor adalah jenis kering tumbuk dan awet sementara. Untuk jenis kering tumbuk diimpor sebanyak 2.314 ton atau US$ 3,1 juta dengan porsi terbesar dari India. Kemudian jenis awet sementara, volume impornya mencapai 375,2 ton atau US$ 429.664.

Berikut rinciannya:

Cabai kering tumbuk

  • India 1.936 ton atau US$ 2,6 juta
  • China 324 ton atau US$ 434.817
  • Malaysia 31,3 ton atau US$ 39.684
  • Jerman 3,5 ton atau US$ 28.264
  • Korea Selatan 14,7 ton atau US$ 5.513
  • Negara lainnya 5 ton atau US$ 39.880

Cabai awet sementara

  • China 223,1 ton atau US$ 257.146
  • Thailand 132 ton atau US$ 135.344
  • Malaysia 17,6 ton atau US$ 33.088
  • Turki 2,5 ton atau ‎US$ 4.086

Lada diimpor sebesar 13,5 ton atau US$ 93.879. Paling besar dari Vietnam dengan 5 ton atau US$ 54.500. Selanjutnya Malaysia, Belanda dan Thailand serta beberapa negara lainnya ‎sebesar 8,5 ton atau US$ 39.00.

(mkl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads