Dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Kamis (26/11/2015) bawang yang diimpor hanya jenis bawang putih. Volumenya pada Oktober 2015 mencapai 29.840 ton atau US$ 21,5 juta.
Keseluruhan impor datang dari China. Meski pada beberapa bulan sebelumnya, beberapa negara lain ikut memasok, seperti India, Swis, Australia dan Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut rinciannya:
Cabai kering tumbuk
- India 1.936 ton atau US$ 2,6 juta
- China 324 ton atau US$ 434.817
- Malaysia 31,3 ton atau US$ 39.684
- Jerman 3,5 ton atau US$ 28.264
- Korea Selatan 14,7 ton atau US$ 5.513
- Negara lainnya 5 ton atau US$ 39.880
Cabai awet sementara
- China 223,1 ton atau US$ 257.146
- Thailand 132 ton atau US$ 135.344
- Malaysia 17,6 ton atau US$ 33.088
- Turki 2,5 ton atau US$ 4.086
Lada diimpor sebesar 13,5 ton atau US$ 93.879. Paling besar dari Vietnam dengan 5 ton atau US$ 54.500. Selanjutnya Malaysia, Belanda dan Thailand serta beberapa negara lainnya sebesar 8,5 ton atau US$ 39.00.
(mkl/ang)











































