Kepala Bappenas: Pembangunan Tak Efisien, Bikin Pelabuhan Tapi Tanpa Jalan

Kepala Bappenas: Pembangunan Tak Efisien, Bikin Pelabuhan Tapi Tanpa Jalan

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 26 Nov 2015 11:29 WIB
Kepala Bappenas: Pembangunan Tak Efisien, Bikin Pelabuhan Tapi Tanpa Jalan
Jakarta - Proyek pembangunan di Indonesia bertahun-tahun tidak efisien. Triliunan rupiah Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang digelontorkan ke daerah-daerah untuk membangun infrastruktur tidak memberi manfaat. Alasannya, perencanaan dan pembangunan tidak bersinergi.

Misalnya, pelabuhan dibangun tak diikuti adanya infrastruktur jalan dan pembangkit listrik. Atau waduk selesai dibangun, namun tidak dilengkapi saluran irigasi.

"Misalnya, pelabuhan jadi tapi tidak ada listrik dan jalan. Ini terjadi inefisiensi, luar biasa. Ada missed alokasi anggaran pemerintah, sehingga presiden membalikkan peran Bappenas lebih berperan," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Beppenas), Sofyan Djalil, saat acara Kompas CEO Forum, di JCC Senayan Jakarta, Kamis (26/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alhasil, perencanaan dan pembangunan bakal dikoordinasikan di Bappenas seperti sebelum era reformasi. Lewat perencanaan dan persiapan pembangunan di tangan Bappenas, Sofyan menyebut pembangunan pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bersinergi antar program pemerintah daerah dan Badan Usaha Milik Negara.

"Kami bangun kawasan industri di Bitung, program didukung PU yang bangun jalan tol, perhubungan (bangun pelabuhan). Listrik disediakan PLN atau ESDM, kemudian bagaimana buat latihan kerja," sebut Sofyan.

(feb/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads