Jokowi meminta, pintu keluar masuk perbatasan ke wilayah Indonesia, fasilitasnya seperti pos imigrasi dan bea cukai harus dirombak ulang dan diperbaiki. Targetnya, fasilitas pintu perbatasan Indonesia bisa lebih baik dari Malaysia.
"Kita di Entikong urus visa harus duduk di dingklik (kursi kecil), itu lebih jelek dari kelurahan. Sehinggga pintu lintas batas, kita robohkan. Tugas Pak Presiden pokoknya lebih baik dari seberang (Malaysia)," kata Basuki saat acara Kompas 100 CEO Forum di JCC Senayan Jakarta, Kamis (26/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan untuk gagah-gagahan tapi ini harga diri bangsa," jelasnya.
Selain melakukan pembenahan di perbatasan Indonesia-Malaysia, Kementerian PUPR juga meningkatkan kualitas dan ukuran jalan di dekat perbatasan RI-Timor Leste.
"Jalan perbatasan NTT dilebarkan. Itu jalan batas antar negara lebih baik," ujarnya.
(feb/rrd)











































