Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku heran terhadap perusahaan e-commerce dunia seperti Alibaba, OLX, hingga Lazada yang bisa meraup untung triliunan rupiah per tahun.
"Ada OLX, kemudian Alibaba, Lazada, yang gede-gede seperti itu. Salah dari itu untungnya Rp 80 triliun. Saya sampai geleng-geleng, pemiliknya anak-anak muda semua," kata Jokowi saat acara CEO Forum di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (26/11/2015).
Namun Jokowi tak merinci perusahaan e-commerce mana yang dapat untung sampai Rp 80 triliun. Jokowi mengatakan potensi bisnis ekonomi digital di Indonesia seperti e-commerce akan terus berkembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia yang punya jumlah penduduk di atas 200 juta jiwa lebih menjadi pasar potensial. Bila bisnis e-commerce tidak digarap oleh pengusaha lokal, maka pasar tersebut akan diambil asing.
Namun kekhawatiran itu sirna saat Jokowi bertemu dengan Chief Executive Officer (CEO) perusahaan digital ekonomi seperti Go-Jek, Bukalapak.com hingga Kaskus. Dari pertemuan itu, mereka justru semangat berinovasi dan berkompetensi dalam skala global.
"Saya melihat anak-anak muda, betul-betul siap, seperti disampaikan Zaky (Achmad Zaky, CEO Bukalapak.com). Saya tanyakan ke beberapa dan jawabnya sama. Tugas pemerintah back up lewat Menteri Kominfo dan Badan Ekonomi Kreatif," ujarnya.
(feb/hen)










































