Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Hasil Sembiring mengungkapkan, untuk memastikan data produksi tersebut akurat, pihaknya hingga Juli tahun ini menggelontorkan anggaran sebesar Rp 49 miliar untuk tenaga lapangan, atau yang lebih dikenal dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL).
"Di Kementan itu kita sudah banyak melakukan perbaikan data di lapangan. Bahkan, tahun ini saja di Juni, sudah kita anggarkan Rp 49 miliar, salah satunya untuk refresh (penyegaran) tenaga-tenaga itu," kata Hasil ditemui di kantornya, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta, Kamis (27/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita pakai buat orang-orang di lapangan itu, buat honor, belikan alat ini alat itu biar hitungannya akurat, berikan pelatihan-pelatihan, kalau sudah bosan kita refresh, juga buat nambah honor mereka," jelas Hasil.
Hasil mengungkapkan, dengan program tersebut, pihaknya memastikan data yang diverifikasi petugas di lapangan lebih bisa dipertanggung jawabkan.
"Itu di setiap kecamatan ada orang-orang yang cek dan verifikasi," pungkasnya.
(hen/hen)











































