Banyak Manfaat, Tapi Asuransi Properti Masih Belum Diminati

Banyak Manfaat, Tapi Asuransi Properti Masih Belum Diminati

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Kamis, 26 Nov 2015 20:09 WIB
Banyak Manfaat, Tapi Asuransi Properti Masih Belum Diminati
Jakarta - Industri asuransi properti di Indonesia belum banyak mendapatkan perhatian dari masyarakat. Kesadaran masyarakat berasuransi khususnya asuransi properti masih minim. Terlebih di segmen ritel, padahal manfaatnya banyak.

"Kesadaran berasuransi kecil. Sehingga segmen ritel perlu edukasi customer untuk sadar berasuransi termasuk kerja sama dengan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI)," ujar Underwriter Retail Non MV Departemen Head, Adira Insurance, Gandung Widiyanto, dalam Media Gathering di FX Mall Senayan, Jakarta, Kamis (26/11/2015).

Gandung mengatakan, perusahaan asuransi harus kreatif dalam menjaring masyarakat untuk mau membeli asuransi properti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Strategi perusahaan, kalau di corporate memperbanyak channeling di broker. Fokus di broker and banking. Di situlah yang benar-benar menjadi market insurance. Di samping itu, segmen ritel kita fokuskan kepada channel agency," jelas dia.

Dengan begitu, kata Gandung, baik sektor korporasi maupun ritel bisa sama-sama tumbuh dengan baik.

Menurutnya, asuransi properti sangat penting untuk mengantisipasi kerugian akibat hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran, kebanjiran, huru-hara, dan lain-lain.

"Contoh di dalam rumah tinggal, ketika terjadi kebakaran, rumah bisa hangus tidak hanya teras tapi merembet ke mana-mana. Kehilangan tempat tinggal untuk bangun lagi cukup mahal," katanya.

Melalui asuransi properti, lanjut Gandung, risiko-risiko tersebut bisa diatasi.

"Kita mengedukasi bahwa asuransi itu sebenarnya menyisihkan sekian permil tidak persen untuk mengubah ketidakpastian jadi kepastian. Dengan awarness harapannya adalah orang banyak berasuransi," pungkasnya.

(drk/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads