Dianggarkan Rp 1 T, Program Impor Sapi Indukan Masih Mandek

Dianggarkan Rp 1 T, Program Impor Sapi Indukan Masih Mandek

- detikFinance
Senin, 30 Nov 2015 12:17 WIB
Dianggarkan Rp 1 T, Program Impor Sapi Indukan Masih Mandek
ilustrasi
Jakarta - Tahun ini, Kementerian Pertanian (Kementan) berencana mengimpor 30.000 ekor sapi indukan untuk meningkatkan populasi sapi di Indonesia. Kementan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 triliun dalam APBN-P 2015 untuk pengadaan sapi indukan ini.

Namun, sampai akhir November ini pengadaan sapi indukan yang dilakukan Kementan tak berjalan mulus. Bahkan proses lelangnya belum selesai sampai hari ini.

"Memang nggak mudah (impor sapi indukan), ada masalah lelang. Semua harus hati-hati. Sekarang (lelang) belum selesai," kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Muladno, usai Upacara HUT Korpri di Lapangan Upacara Kementan, Jakarta, Senin (30/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muladno mengaku masih berupaya menyelesaikan proses lelang dan segera mendatangkan sapi indukan. Pengadaan sapi indukan ini dipastikan tidak akan mencapai 30.000 ekor sesuai rencana, paling banyak hanya 11.000 ekor.β€Ž

"Ini sedang diurus, mudah-mudahan bisa jalan di waktunya yang mepet ini. Harapannya 11.000 ekor," katanya.

Ia mengatakan bila lelang tak juga beres, Kementan akan mencari cara lain untuk pengadaan sapi indukan ini.β€Ž "Kalau tidak selesai, pemerintah akan ambil keputusan harus bagaimana. Masih berproses," katanya.

Sebagai informasi, β€Žpopulasi sapi di Indonesia saat ini hanya sekitar 12,36 juta ekor, menyusut lebih dari 3 juta ekor dalam 3 tahun. Pada 2012 populasi sapi di Indonesia masih 15,98 juta ekor.

β€ŽTingkat konsumsi daging sapi di Indonesia pada 2015 ini 2,56 kg/kapita/tahun. Dengan jumlah penduduk 255 juta jiwa, total kebutuhan daging sapi mencapai 653.000 ton atau setara dengan 3,8 juta ekor sapi per tahun.

Menurut perhitungan di atas kertas, pasokan sapi lokal hanya mampu memenuhi 2,44 juta ekor per tahun atauβ€Ž setara dengan 416.000 ton, atau 60% kebutuhan daging sapi di dalam negeri. Indonesia membutuhkan banyak sekali sapi indukan untuk meningkatkan populasi sapi dan mencapai swasembada daging sapi.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads