Kementan: Bulog akan Jadi Badan Pangan Nasional

Kementan: Bulog akan Jadi Badan Pangan Nasional

Michael Agustinus - detikFinance
Senin, 30 Nov 2015 12:50 WIB
Kementan: Bulog akan Jadi Badan Pangan Nasional
Jakarta - Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan (UU Pangan) mengamanatkan pembentukan Badan Pangan Nasional selambat-lambatnya 3 tahun setelah diundangkan 17 November 2012. Namun, sampai saat ini pemerintah belum melaksanakan amanat UU Pangan itu.

Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkapkan bahwa pembentukan Badan Pangan Nasional masih dalam proses. Pemerintah tidak akan membuat lembaga baru untuk Badan Pangan Nasional. Sebab, Badan Pangan Nasional adalah Perum Bulog yang ditingkatkan statusnya, ditambah wewenangnya, dan disempurnakan.

"Itu mandat UU Pangan, menurut saya akan menyempurnakan Bulog menjadi Badan Pangan Nasional," kata Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Hasil Sembiring, usai Upacara HUT Korpri di Lapangan Upacara Kementan, Jakarta, Senin (30/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron meminta pemerintah memperkuat Perum Bulog dengan mengintegrasikan Bulog dalam Badan Pangan Nasional yang pembentukannya telah diamanatkan dalam UU Pangan. Dengan begitu, Bulog bisa lebih leluasa dalam menstabilkan harga pangan.

"Integrasi Bulog dalam Badan Ketahanan Pangan, bukan hanya sebagai operator, namun juga pengambil kebijakan pangan sesuai dengan kewenangan yang diberikan," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti meminta pemerintah dapat segera memberikan payung hukum untuk memperkuat peran Bulog dalam menstabilkan harga pangan, tidak hanya terbatas pada beras.

"Komoditas bahan pokok tidak melulu beras. Keterbatasan wewenang yang dimiliki membuat peran Perum Bulog sebagai stabilisator masih terbatas. Untuk itu, kewenangan yang ada pada Perum Bulog masih harus ditingkatkan untuk dapat menjalankan peran strategisnya sebagai penjaga stabilitas harga," kata Djarot, akhir pekan lalu.

โ€ŽDjarot menyatakan bahwa Bulog siap jika dilimpahi wewenang untuk mengamankan harga kebutuhan bahan bokok selain beras. Sejumlah infrastruktur penunjang seperti gudang-gudang, cold storage, drying center dan sebagainya direncanakan akan mulai dibangun pada 2016.

โ€Ž"Kalau ditanya apakah infrastruktur yang kita punya saat ini sudah ideal, jawabannya belum. Tapi kalau apakah sudah memenuhi standar minimal, jawabannyan sudah. Pembenahan dan persiapan infrastruktur yang ideal terus kita upayakan," ujarnya.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads