"Sudah 2 juta PS (parent stock) dimusnahkan. Dampaknya kata peternak harga naik jadi bagus, tapi sekarang mulai turun lagi jadi mereka minta pemangkasan tahap 2 dilanjutkan lagi," kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Muladno, saat ditemui โdi Kantornya, Jakarta, Senin (30/11/2015).
โMuladno menambahkan, di beberapa daerah terjadi lonjakan harga ayam akibat pemusnahan bibit ayam ini. Untuk mengantisipasi kenaikan harga yang di luar kewajaran, pemerintah akan melakukan intervensi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
โMeski harga ayam melambung di beberapa daerah, pemusnahan bibit ayam akan terus dilanjutkan supaya peternak tidak terus merugi. Jika harga meroket, pemerintah akan turun tangan.
"Pemerintah harus konsisten potong 6 juta ekor PS. Kita laporkan ke Kemendag kalau harga naik. Nanti kita bantu," katanya.
Sebelumnya, pada 18 September lalu Menteri Pertanian Amran Sulaiman telah mengumpulkan para peternak ayam di Kantor Kementerian Pertanian untuk mencari solusi atas kerugian yang dialami para peternak.
Hasilnya, Amran merestui keinginan para peternak untuk melakukan pemusnahan 6 juta ekor bibit ayam. "Pengurangan pasokan kita sudah sepakati," ujar Amran.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, Amran berani memastikan bahwa para peternak ayam tidak akan tekor lagi karena harga dapat segera naik di atas HPP.
"Ayam sudah ada kesepakatan antara peternak kecil dan peternak besar. Insya Allah dalam waktu dekat harga stabil," kata Amran waktu itu.
Seperti diketahui harga ayam terus naik turun bak roller coaster belakangan ini. Pada Agustus lalu peternak sempat menikmati harga tinggi hingga Rp 21.000/kg.
Namun, pada September 2015, harga Final Stock (FS) ayam di tingkat peternak jatuh ke Rp 15.000/kg, di bawah biaya pokok produksi sebesar Rp 17.000/kg. Peternak ayam pun mengalami kerugian.
Tidak stabilnya harga ayam ini disebabkan oleh surplus produksi yang terlalu besar, yakni mencapai 18 juta ekor/minggu. Konsumsi ayam nasional hanya 42 juta ekor/minggu, sementara produksinya kini 60 juta ekor/minggu.
โUntuk mengurangi surplus produksi dan mengerek harga hingga di atas biaya produksi, para peternak melakukan pemusnahan bibit ayam atau Parent Stock (PS). Direncanakan 6 juta PS akan dimusnahkan. Menurut laporan yang diterima Kementerian Pertanian (Kementan), sebanyak 2 juta bibit ayam telah dimusnahkan hingga akhir November ini.
Pemusnahan bibit ayam sempat membuat harga ayam menguntungkan bagi peternak. Namun, harga kembali jatuh sehingga pemusnahan akan kembali dilanjutkan.
(hen/hen)











































