Trans Retail Lirik Bisnis Fried Chicken

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Selasa, 01 Des 2015 17:17 WIB
Jakarta - Makanan olahan ayam terutama ayam goreng menjadi salah satu menu favorit yang disukai oleh masyarakat Indonesia. Melihat potensi yang masih terbuka, Trans Retail Indonesia mulai masuk ke bisnis fried chicken, dengan membuka restoran ayam goreng baru, yaitu Hot Spizze Chicken.

GM Commercial Fresh Culinary Business Trans Retail Indonesia, Antonius Darwin menyebutkan, yang menjadi point utama yang membedakan restaurant ini dengan kompetitor adalah rasa pedas yang tingkat kepedasannya bisa dipilih dalam 3 level.

"Saat ini outlet Hot Spizze Chicken yang sudah beroperasi masih menjadi satu kesatuan dengan gerai Transmart Carrefour, namun tahun depan perusahaan akan membuka gerai mandiri baru di luar Jakarta," kata Antonius, dalam keterangannya, Selasa (1/12/2015).

Ia mengatakan, keputusan untuk mengembangkan potensi bisnis ayam goreng yang di luar wilayah Jakarta, diambil lantaran perusahaan melihat harga sewa yang tidak terlalu mahal dibanding Jakarta, namun pasarnya besar. Ditambah lagi, hal tersebut juga bisa membuat harga jual produk ayam goreng Hot Spizze Chicken cukup kompetitif.

"Meskipun saat ini sudah banyak restaurant fried chicken dengan kompetitor lain, namun perusahaan optimis bisnis baru ini bisa berhasil dengan menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga kualitas, rasa, dan harga yang bersaing. Sedangkan untuk penyediaan bahan bakunya, perusahaan juga telah bekerja sama dengan 3 supplier untuk menjaga ketersediaan supply makanan yang dijual," tutup Antonius.




Electronic Pro, Pusat Elektronik dari Transmart Carrefour

Transmart Carrefour mendirikan brand Electronic Pro sebagai bentuk modernisasi bisnis perusahaan, terutama di bidang appliance. Saat ini hypermarket seringkali hanya cenderung berfokus pada mass product yang harganya murah. Namun dengan hadirnya Electronic Pro, Trans Retail mulai bertransformasi menjadi format department store dan modern technical superstore.

GM Business Development Divisi Appliance Transmart Carrefour, Rashid Salim menyebutkan, salah satu strategi yang diambil Electronic Pro adalah dengan membuat display yang semakin modern, konsumen bisa mengalami perbedaan pengalaman dalam berbelanja appliance dan konsumen bisa mencoba langsung produk yang dijual Selain itu, dari sisi ketersediaan produk yang ada, Electronic Pro menghadirkan berbagai variasi produk terbaru dengan teknologi yang terkini, menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

"Saat ini, sudah ada 7 gerai Electronic Pro yang ada di Indonesia. Sejak diluncurkan, kehadiran gerai Electronic Pro mampu mendorong kontribusi bisnis appliance terhadap total pendapatan Transmart Carrefour, dari sebelumnya 5 persen menjadi 20 persen. Kedepannya, perusahaan juga akan terus melakukan ekspansi dengan membuka gerai Electronic Pro baru di wilayah lain," tutup Rashid.

(rrd/rrd)