Punya Runway 2,2 Km, Pondok Cabe Bisa Didarati Boeing 737

Punya Runway 2,2 Km, Pondok Cabe Bisa Didarati Boeing 737

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 02 Des 2015 14:57 WIB
Punya Runway 2,2 Km, Pondok Cabe Bisa Didarati Boeing 737
ilustrasi
Jakarta - PT Pertamina tercatat memiliki sekitar 8 bandara private. Salah satunya Bandara Pondok Cabe di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Untuk operasional dan perawatan sehari-hari, Bandara Pondok Cabe dikelola oleh anak usaha Pertamina, PT Pelita Air Service.

Setelah bertahun-tahun menjadi bandara private, bandara seluas 170 hektar ini direncanakan melayani penerbangan komersial berjadwal.

Karena berstatus bandara private, maka Pelita Air akan membentuk anak usaha khusus menjadi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU), termasuk di dalamnya memenuhi syarat setoran modal awal Rp 500 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami siapkan anak perusahaan," kata Plt Direktur Utama, Pelita Air Services, Rifky E. Hardijanto kepada detikFinance, Rabu (2/12/2015).

Selain persyaratan administrasi, Bandara Pondok Cabe dari sisi infrastruktur runway, taxiway hingga apron siap mendukung rencana penerbangan Garuda Indonesia dengan pesawat tipe ATR 72-600. Pelita saat ini sedang melakukan pengaspalan ulang atau overlay runway sebelum penerbangan komersial dimulai pada Maret 2016.

Runway atau landasan pacu pesawat di Bandara Pondok Cabe miliki panjang 2.200 meter dan lebar 45 meter. Dengan ukuran ini, pesawat ATR bahkan pesawat jet bisa mendarat.

"Secara teknis pesawat tipe jet bisa darat. Kita di sana ada bengkel perawatan pesawat. Boeing 737-500, milik teman-teman operator, kita merawat juga di Pondok Cabe," tambahnya.

Untuk parkir pesawat, apron Bandara Pondok Cabe bisa menampung 20 pesawat berbagai tipe. Untuk tipe ATR 72 yang berkapasitas 70 penumpang, apron bisa menampung 8 pesawat tipe tersebut dalam satu waktu.

Dari sisi traffic, Pelita Air memberikan 30 slot atau kuota penerbangan kepada Garuda Indonesia. Slot ini bisa bertambah bila Bandara Pondok Cabe diizinkan beroperasi 24 jam.

"Slot saat ini sediakan komersial di pagi dan siang hari. Kita tidak dioperasikan sampai malam jadi slot yang tersedia 30 slot untuk komersial. Pelita juga sudah ajukan permohonan untuk 24 jam. Itu kalau sudah operasi 24 jam, slot tersedia bisa 50an," tambanhya.

Di dalam area bandara, terdapat terminal atau boarding lounge untuk melayani penerbangan carter. Fasilitas terminal rencananya bakal ditingkatkan seiring tingginya antusias penerbangan di Pondok Cabe. Pelita Air berencana membangun terminal baru yang bisa menampung 600.000 orang per tahun.

(feb/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads