Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua Muhammad Musa'ad mengatakan, bagi pemerintah Provinsi Papua, kebangkitan dan kemandirian ekonomi Papua yang ditandai dengan meningkatnya investasi, Penanaman Modal Dalam Negeri, Penanaman Modal Asing, maupun Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UMKM).
Ia menegaskan investasi sangat penting karena dapat memberikan andil yang besar dalam penyediaan lapangan kerja. Sekaligus mengurangi pengangguran, membuka kesempatan berusaha dan peningkatan pendapatan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Musa'ad, potensi tersebut selama ini sebagian telah dikelola dan menghasilkan pendapatan yang sangat besar bagi negara. Sementara itu, potensi di sektor agribisnis, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kelautan belum sepenuhnya dikelola, meski Papua memiliki lahan yang sangat luas.
Begitu pula dengan potensi lain seperti di sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan lainnya, semuanya memiliki prospek. Papua saat ini tengah bergiat melaksanakan pembangunan khususnya penyediaan infrastruktur wilayah terutama transportasi yang apat menghubungkan berbagai wilayah di Papua.
"Kita tambang dan lainnya belum diolah, masih bahan mentah, kita harus bisa menghasilkan nilai tambah. Ini harus dijadikan kompetitif," katanya.
(drk/hen)











































