Changchun Railway Vehicle (CRV), anak perusahaan BUMN produsen terbesar kereta cepat dunia yaitu China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) bekerja sama dengan Rusia membangun jalur kereta api (KA) cepat sepanjang 770 km.
Rusia tertarik punya kereta peluru berkecepatan 400 km/jam yang 'melayang' tanpa menyentuh rel atau dikenal dengan magnetic levitation (maglev) atau kereta magnet. Kontrak tersebut menandai dibangunnya kereta tercepat di luar China.
Rusia menggandeng China untuk membangun jalur kereta maglev yang menghubungkan ibu kota Rusia (Moscow) hingga ibukota Republik Tatarstan (Kazan).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalur tersebut memiliki tantangan berat yaitu soal ketinggian dan cuaca dingin yang bisa mencapai titik ekstrem. CRV dinilai kaya pengalaman dan punya keunggulan membuat kendaraan berbasis elektromagnet di sepanjang jalur Pegunungan Alpine.
"Pengalaman anak perusahaan BUMN China tersebut membuat peralatan kereta yang sesuai untuk kondisi cuaca dingin ekstrem akan berguna untuk rute kereta Moskow-Kazan,β kata Zhu Ying, General Manager dari China Railway Engineering Group Co Eryuan.
Sebelumnya, perusahaan tersebut berpengalaman membangun jalur kereta cepat sepanjang 921 km menghubungkan Harbin, ibu kota provinsi utara China Heilojiang dan kota pelabuhan Dalian Provinsi Liaoning. Jalur yang dibuka pada 2012 tersebut beroperasi pada temperatur hingga minus 50 derajat celcius.
Dengan menggunakan kereta berkecepatan 400 km/jam, lama waktu tempuh Moskow-Kazan akan terpangkas dari semula 14 jam menjadi hanya 3,5 jam. Jalur tersebut juga akan diperpanjang menuju Beijing. Hingga saat ini, kedua pihak belum membahas jumlah unit kereta yang akan dibuat.
(hen/hen)











































