"Potensi (Indonesia) sangat luar biasa," ucap Direktur Umum Agensi Perdagangan Luar Negeri Belgia, Marc Bogaerts, kepada rombongan jurnalis Indonesia di kantornya di Brussel, Senin (7/12/2015) waktu setempat.
Agensi Perdagangan Luar Negeri merupakan lembaga yang dibentuk Pemerintah Federal Belgia dan Wilayah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu, bukan hanya angka di atas yang menjadi pertimbangan Belgia menjalin kerja sama dengan Indonesia. Pemerintah Belgia, menurut Bogaerts, melihat ekonomi Indonesia kian baik. Penataan sistem terus dilakukan.
Bagaimana soal perizinan yang kerap menjadi kendala dalam berinvestasi di Indonesia. "Kami optimistis Indonesia akan menjadi negara kompetitif (di bidang investasi)," kata Bogaerts yang melakukan presentasi didampingi pejabat Kementerian Perdagangan dan manajer Agensi Perdagangan Luar Negeri Belgia.
Tahun lalu, Belgia merupakan salah satu eksportir terbesar dari Uni Eropa ke Indonesia. Ketika ekspor Uni Eropa turun di level 2%, ekspor Belgia ke Indonesia naik 0,5%.
Ekspor Belgia ke Indonesia mencapai 41 miliar euro atau 30% dari total nilai ekspor Uni Eropa. Barang-barang utama yang diekspor adalah produk kimia atau obat-obatan.
Di sisi lain, Belgia juga mengimpor produk Indonesia seperti tekstil, suku cadang kendaraan, dan plastik. Nilainya kurang lebih 140 miliar euro atau 35% dari nilai impor Uni Eropa ke Indonesia.
Tahun depan, tepatnya Maret 2016, Belgia akan mengirim perwakilan ke Indonesia untuk memjaring investor. Mereka mempromosikan teknologi kemaritiman, energi, agribisnis, dan lain sebagainya.
"Selain Jakarta, kami akan ke Bogor dan Bandung," kata Bogaerts.
Demi kelancaran misi ekonomi tersebut, Belgia membuat website khusus yakni www.belgianeconomicmission.be. Website ini berisi CV para investor, preview perusahaan, hingga contact person.
"Akan kami launching awal Maret," kata Manajer Media Sosial Agensi Perdagangan Luar Negeri Belgia, Rosemary Donck.
(try/ang)











































