Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro masih yakin setoran pajak bisa mencapai 85% dari target atau sekitar Rp 1.100 triliun sampai akhir tahun. Sebab setidaknya ada sekitar sebulan sebelum tutup buku anggaran.
"Ya pokoknya tetap kita patokan di 85%," ungkap Bambang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/12/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Desember, biasanya hasil pemeriksaan itu jatuhnya Desember. Kan banyak orang yang baru mau bayar pajak kalau pemeriksaan sudah selesai," jelas Bambang
Masih rendahnya penerimaan tidak terlepas dari ekonomi Indonesia yang masih melambat. Begitu juga dengan banyak perusahaan yang terkena dampak penurunan harga komoditas, sehingga sulit untuk menyetorkan pajak lebih tinggi.
"Akhir November kemaren 67-68%," sebutnya.
Sebelumnya mantan Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Sigit Priadi Pramudito menyebutkan proyeksi penerimaan pajak tahun ini hanya berkisar 80-82%, atau sekitar Rp 1.061,9 triliun. Shortfall sebesar Rp 233,1 triliun.
(mkl/ang)











































