Sulitnya Swasembada Sapi, Peternaknya Belum Pintar

Sulitnya Swasembada Sapi, Peternaknya Belum Pintar

Muhammad Idris - detikFinance
Rabu, 09 Des 2015 15:26 WIB
Sulitnya Swasembada Sapi, Peternaknya Belum Pintar
Jakarta - Pemerintah menyiapkan sejumlah program untuk mempercepat capaian target swasembada daging sapi. Salah satunya dengan program mencanangkan 500 'pabrik sapi' atau Sentra Peternakan Rakyat (SPR) pada tahun depan.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) Muladno mengungkapkan, program SPR jadi terobosan paling realistis menambah populasi sapi dengan kondisi pola peternakan sapi di Indonesia.

"Jelas sekali kekuatan kita ada di mayoritas yang peternak kecil. Bahwa rasio kepemilikan sapi per peternak itu 2,4 ekor, jadi yang diurus pemerintah yang mayoritas," jelas Muladno dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pemilik sapi yang mayoritas hanya petani yang menyambi peternak ini, kata Muladno, tak memiliki orientasi bisnis dan jalan sendiri-sendiri. Sehingga penyatuan peternak-peternak kecil jadi salah satu solusi yang paling realistis.

"Sayangnya yang dominan orang yang punya sapi lulusanya hanya SD-SMP. Cekak pengetahuan, cekak wawasan, informasi terkini nggak sampai, pengelolaannya nggak standar. Bagaimana ini bisa jadi bisnis secara berjamaah," tambahnya.

Muladno menambahkan, selama ini program-program penambahan populasi sapi Kementan belum banyak menyentuh peternak yang skalanya kecil tersebut.

"Selama ini yang dikerjakan pemerintah langsung kerjakan ternaknya, tapi tidak garap peternaknya. Dengan SPR kita buat cerdaskan peternaknya dulu," tutup Muladno.

(drk/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads