Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution mengajak saudagar Muhammadiyah bersinergi dengan pemerintah, hingga mengangkat perekonomian pelaku usaha kecil dan menengah (UKM)
Hal itu disampaikan di sela-sela acara Temu Jaringan Saudagar Muhammadiyah, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, di Hotel Garden Palace Surabaya, Jumat (11/12/2015).
"Orang Muhammadiyah punya peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi. Untuk membangun sistem perekonomian perlu sinergi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak mesti menjadi eksportir, tapi menjadi katalisator," ujarnya.
"Bagaimana mengumpulkan hasil para petani untuk dibawa ke kota dan memotong jalur distribusi yang terlalu mahal. Sehingga pendapatan petani, pengusaha kecil meningkat," tandasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir menerangkan, kerja ekonomi adalah kerja yang menginjak bumi.
"Muhammadiyah yang sudah satu abad ini punya potensi ekonomi. Kalau pergerakan sosial itu ada social enterprenuership," ujarnya.
Ia berharap agar Muhammadiyah menjadi mandiri dan unggul.
"Kambing itu lahir tidak langsung bertanduk. Jadi semuanya dimulai dari nol. Jangan menganggap remeh pekerjaan kecil," terangnya.
Sedangkan Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah M. Nadjikh mengatakan, perhatian Muhammadiyah terhadap bidang ekonomi sangat relevan dengan persoalan kekinian umat Islam khususnya dan rakyat Indonesia.
"Kami akan membuat gerakan, ciptakan satu juta pengusaha baru Muhammadiyah di semua bidang usaha di seluruh Indonesia," jelasnya. (roi/hns)











































