"Kita dengar laporan bersama sama Indonesia salah satu negara yang paling timpang ekonominya. Kita berjanji akan bekerja sebaik baiknya memperbaiki kondisi sebaik baiknya," ujar JK pada Muktamar VI dan Milad ke 25 Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (12/12/2015).
JK mengakui perbaikan ketimpangan ekonomi Indonesia merupakan sebuah tantangan yang berat. Sebagai contoh, berdasarkan laporan media ekonomi internasional disebutkan bahwa 1% keluarga di Indonesia menguasai sekitar 50,3% kekayaan bangsa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi JK mengingatkan pernyataannya ini bukanlah keinginan untuk menurunkan orang-orang yang memiliki pendapatan, tetapi menaikkan penduduk berpendapatan menengah ke ke pendapatan tinggi.
"Bahwa bangsa ini harus menaikkan tongkat keadilan secara bersama-sama," ucapnya.
"Harus ada gerakan ekonomi lebih baik lagi," sambung JK lagi
Usai berpidato, JK juga di jadwalkan Ke Mandalika Resort Lombok dan kunjungan Desa Kuta Kecamatan Pucut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
(fiq/hns)











































