Untuk mengadakan rolling stock alias armada kereta, KAI berjanji menggandeng produsen kereta lokal asal Madiun, PT INKA (Persero).
"Nanti kita gandeng INKA," kata Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil, jalur rel Sulawesi didedikasikan untuk kereta yang bisa melesat lebih cepat dari kereta yang beroperasi di Pulau Jawa.
"Lebarnya beda sekali. Kereta Sulawesi dirancang untuk kecepatan 200 km per jam," sebutnya.
Untuk mendukung tugas ini, KAI berencana mengajukan suntikan modal ke pemerintah berbentuk Penyertaan Modal Negara (PMN). Namun, Edi belum bisa menyebut kebutuhan dana termasuk usulan PMN untuk membeli lokomotif hingga kereta di jalur Sulawesi.
"Sarananya dari KAI. Ini baru pembuatan (rencana anggaran) karena tahun 2018 baru beroperasi," sebutnya.
(feb/hns)











































