Follow detikFinance
Sabtu 12 Dec 2015, 19:12 WIB

Ini Kata Jokowi Jika RI Tak Gabung TPP

Bagus Prihantoro Nugroho - detikFinance
Ini Kata Jokowi Jika RI Tak Gabung TPP
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengutarakan keinginan untuk membawa Indonesia menjadi anggota Trans-Pacific Partnership (TPP). Keinginan itu disampaikan Jokowi saat bertemu Presiden AS Barack Obama di Gedung Putih, AS, Oktober lalu.

Saat ini AS adalah motor TPP bersama dengan sejumlah negara. Menurut Jokowi, salah satu keuntungan bergabung dalam TPP adalah barang-barang Indonesia yang diekspor ke negara-negara anggota TPP lainnya tidak akan dikenakan tarif bea masuk.

Kondisi tersebut akan membuat barang-barang Indonesia akan memiliki daya saing, khususnya di negara-negara anggota TPP.

"Barang kita misalnya masuk ke TPP, ke AS dan teman-temannya, barang kita kena 20%. Barang lain nol. Bisa bersaing enggak kita," ujar Jokowi dalam sambutan di Kongres Persatuan Insinyur Indonesia di Hotel Sari Pan Pacific, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12/2015).

TPP adalah sebuah blok ekonomi baru di Asia Pasifik yang dimotori Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Hingga kini ada 23 negara sudah melakukan negosiasi yaitu Australia, Kanada, Chile, Taiwan, Kolombia, Kosta Rika, Hongkong, Islandia, Israel, Jepang.Kemudian.

Kemudian, Liechtenstein, Meksiko Selandia Baru, Norwegia, Swiss, Pakistan, Panama, Uruguay, Paraguay, Peru, Korea Selatan, Turki, Amerika Serikat dan Uni Eropa (mewakili 28 negara, termasuk Inggris).

Jokowi mengatakan, keinginan untuk bergabung dengan TPP baru sebatas rencana. Sebab, saat bertemu dengan Presiden AS Barack Obama, Jokowi belum memastikan untuk membawa Indonesia masuk ke TPP.

Menurut Jokowi, yang penting sudah menyatakan minat untuk masuk karena negara-negara lain juga memantau sikap Indonesia terhadap TPP

"Begitu kita bilang tidak, negara lain akan langsung bikin barrier. Visi ke depan visi kompetisi, harus berani," ujar Jokowi.

(hns/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed