Selain Irigasi, Waduk Terbesar Bali Juga Bisa Hasilkan Listrik

Selain Irigasi, Waduk Terbesar Bali Juga Bisa Hasilkan Listrik

Muhammad Idris - detikFinance
Minggu, 13 Des 2015 09:58 WIB
Selain Irigasi, Waduk Terbesar Bali Juga Bisa Hasilkan Listrik
Foto: Idris/detikFinance
Buleleng - Selain dipakai sebagai penyedia irigasi dan air baku, Waduk Titab Ularan di Kabupaten Buleleng, Bali, juga bisa menghasilkan listrik lewat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Kepala Balai Wilayah Sungai Bali-Penida Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Putu Eddy mengatakan, Waduk Titab-Ularan bisa menghasilkan daya listrik sebesar 1,5 megawatt (MW). Kapasitas setara untuk mengaliri listrik di satu kecamatan padat penduduk di Bali.

"Dari kapasitas volume air 12 juta meter kubik, dan aliran air 300 meter kubik per detik bisa hasilkan 1,5 MW," kata Eddy ditemui Waduk Titab-Ularan, Buleleng, Bali, Minggu (13/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Eddy, selain pembangkit, waduk terbesar di Pulau Dewata ini dapat mengairi lahan sawah seluas 1.794 hektar. Dibangun sejak tahun 2011, waduk ini menghabiskan dana konstruksi sebesar Rp 486 miliar, dan biaya pembebasan lahan sebanyak Rp 119 miliar.

"Waduk Titab Ularan menenggelamkan 6 desa di 2 kecamatan di lahan 119 hektar, dengan daerah genangan 65 hektar. Yaitu Ularan dan Rendiki di Kecamatan Seririt, dan yang masuk Kecamatan Busungbiu antara lain Kekeran, Telaga, Titab, dan Busungbiu," jelas Eddy.

Sementara untuk kontruksi bendungan, sambung Eddy, menggunakan urukan batu. "Umur konstruksi bendungan ini sampai 50 tahun. Kalau bisa lebih itu jadi keuntungan buat pemerintah, sungai yang dibendung Sungai Saba (baca Sabe)," tutupnya.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads