Belgia Siap Bawa Rombongan Pengusaha ke RI

Laporan dari Brussels

Belgia Siap Bawa Rombongan Pengusaha ke RI

Triono Wahyu Sudibyo - detikFinance
Senin, 14 Des 2015 10:25 WIB
Belgia Siap Bawa Rombongan Pengusaha ke RI
Suasana di salah satu Pelabuhan Belgia
Brussels - Pemerintah Belgia akan melakukan misi dagang besar-besaran ke Indonesia pada Maret 2016. Mereka akan mempromosikan beragam teknologi seperti pengelolaan sampah hingga bidang maritim yang dimiliki para pengusaha mereka.

Pekan lalu, rombongan jurnalis Indonesia, termasuk detikFinance, diajak Kerajaan Belgia melihat sejumlah perusahaan besar yang akan datang ke Indonesia dalam rombongan misi dagang tahun depan. Para perusahaan ini tersebar di Kota Brussels, Mons, Mechelen, Liege, Namur, dan Antwerp.

Salah satunya perusahaan bernama ecosteryl yang terletak di Mons, kota yang ditempuh dalam waktu 1 jam perjalanan darat dari Brussels. Perusahaan ini bergerak di bidang pengelolaan sampah medis seperti jarum suntik, infus, dan lain. Mereka mempunyai alat pengolahan sampah medis untuk beragam kategori, mulai ukuran 100 kg, 175 kg, dan 300 kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bisa digunakan untuk klinik hingga rumah sakit besar," kata Direktur Sales ecosteryl, Amelie Matton, yang didampingi Manajer Regional Asia, Nikola Dizdar, Manajer Kantor Investasi ASEAN wilayah Wallonia, Dmitri Duong, Manajer Proyek Asia Pasifik wilayah Wallonia, dan Chaterine Collet.

Teknologi pengolahan sampah juga dilakukan di Kota Mechelen oleh Agensi Sampah Publik wilayah Flanders atau biasa disingkat OVAM. Mereka mengelola sampah non medis dari masyarakat umum, di luar lembaga atau perusahaan swasta.

"Kami tidak punya lahan luas, jadi sampah harus dikelola dan didaur dan dipakai ulang," kata juru bicara OVAM, Jan Verheyen, yang didampingi Manajer Proyek OVAM, Abbe Vandeputre, dan dua perwakilan Bagian Perdagangan dan Investasi wilayah Flanders, Ralph Moreau dan Sabine Vincke pekan lalu.

Selain ecosteryl, ada juga Solvay yang lokasinya di wilayah Wallonia. Perusahaan yang mempunyai usaha di Jawa Timur tersebut saat ini tengah mengembangkan usaha ke bisnis pembuatan peralatan untuk energi terbarukan bersumber dari matahari. Mereka sempat memamerkan hasil penelitian dan laboratoriumnya.

Kunjungan singkat juga dilakukan di perusahaan software, Vox Teneo, yang memiliki kantor cabang di Bandung, dan perusahaan antariksa Belgia, Spacebel.

Selain, kunjungan juga berlangsung ke Antwerp, pelabuhan terbesar di Eropa. Hujan membuat kegiatan tidak maksimal, kesibukan aktivitas bongkar muat hanya bisa dilihat dari menara pandang di lantai 5.

"Saya tahu Presiden Anda tengah fokus ke maritim. Kami ke sana (Indonesia) tahun depan untuk mempresentasikan hal yang kami lakukan di sini," kata Penasihat Senior Pelabuhan Antwerp, Danny Deckers.

Rombongan misi dagang Belgia ke Indonesia dipimpin Putri Astrid. Ratusan pejabat, pengusaha, dan peneliti akan ikut. Acara digelar pertengahan Maret 2016 di Jakarta, Bogor, dan Bandung.

(try/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads