Jokowi mencontohkan, salah satu kegiatan yang tak penting dan tak ada dampaknya bagi rakyat, adalah pembentukan tim kerja yang kecenderungan terjadi di Pemda.
"Jangan sampai kita bentuk tim sampai ratusan ribu. Sekarang sudah ada tunjangan kinerja. Ini tiap kegiatan dibentuk tim yang menurut saya ini menghamburkan uang, dan tidak jelas mau ke mana," kata Jokowi, saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2016, Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengingat besarnya dana APBN yang dikelola daerah, saya minta kepala daerah bisa sungguh-sungguh memastikan pelaksanaan kegiatan bisa dimulai sejak awal tahun, supaya perekonomian di daerah bisa bergerak lebih cepat," ungkap Jokowi.
Ia memambahkan, besarnya anggaran tersebut, bisa digunakan untuk program dan kegiatan yang tepat. Di samping juga pelaksanaannya harus dimulai pada awal tahun.
"Tingkatkan kualitas belanja daerah dengan jaga transparansi, akuntabilitas, dan pastikan anggaran dimanfaatkan untuk program nilai tambah. Berikan porsi yang lebih besar untuk anggaran produkitif. Ini jelas dan pasti bermanfaat. Lakukan efisiensi terhadap belanja operasional," tutup Jokowi.
(mkl/rrd)










































