Pintu masuk paling awal jalan tol ini terletak di sekitar Antasari, Jakarta Selatan tepatnya di bawah Ruas Jalan Tol Lingkar Luar Selatan atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) Selatan yang berada tepat di depan Sekolah High Scoop.
"Di sini nantinya akan dibangun simpang susun. Kemudian loop (jalan putaran) yang akan menjadi akses keluar masuknya. Nanti di loop-loop itu ada Ramp (gerbang tol). Dari antasari masuk lewat kolong JORR Selatan, kemudian lewat samping High Scoop terus ke arah Depok," ujar Manager Proyek Tol Desari Seksi I, Cicilia Rosari Mahendraswari di lokasi proyek, Senin (14/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pekerjaan berikutnya adalah pekerjaan jalan tol layang dengan panjang kurang lebih 1,6 km. Pembangunan jalan tol melayang ini masuk paket pekerjaan seksi I zona II yang dilakukan PT Waskita Karya. Lokasi pekerjaan berada di sekitar Jalan Andara, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.
"Lahannya sudah bebas 90%. Hampir seluruh tiang pancang yang menjadi penyangga jalan tol yang melayang (eleveted) ini sudah terpasang. Tinggal sebagian kecil, karena masih menunggu pembebasan lahan," ujar dia.
Pekerjaan pembuatan tiang ini tergolong cepat mengingat pekerjaan fisik baru efektif dilakukan pada Bulan Agustus 2015.
"Pencanangan memang sudah dari Desember 2014, tapi kan tanah waktu itu masih banyak bolongnya. Baru 90% pas Agustus kemarin. Jadi kita baru bisa efektif kerja dan kebut pekerjaan. Alhamdulillah sekarang progressnya sudah keliatan. Tiang pancang sudah hampir semua terpasang," tutur dia.
Terakhir adalah pembangunan Jalan Tol di seksi I zona III dari mulai kawasan Andara, Pondok Labu hingga Brigif, Ciganjur yang menjadi tanggung jawab PT PP. Di zona ini, pekerjaan yang dilakukan adalah perataan dan perkerasan permukaan tanah yang dilanjutkan dengan pembetonan karena seluruh ruas jalan tol di zona ini menapak di atas tanah. Proses pembebasan lahan di zona ini sendiri sudah mencapai 75%
"Seluruh paket pekerjaan untuk tiga zona di seksi I ininilainya Rp 1,2 triliun. Kami berkomitmen menyelesaikannya tepat waktu," pungkas Cicil.
Pembangunan Jalan Tol Desari terbagi menjadi 2 seksi. Seksi I memiliki panjang 12 km dan membentang dari mulai Jalan Pangeran Antasari hingga Jalan Sawangan, Depok. Seksi II memiliki panjang 9,5 km yang membentang dari Jalan Sawangan hingga Jalan Bojonggede, Kabupaten Bogor yang baru akan dikerjakan 10 tahun mendatang.
Adapun proyek seksi I sepanjang 12 Km dibagi menjadi dua paket pembangunan, yakni paket Jalan Pangeran Antasari hingga Jalan Brigif sepanjang 5,8 km dan Jalan Brigif hingga Jalan Sawangan sepanjang 6,2 km. Total target penyelesaian seksi I Antasari-Sawangan ditargetkan selesai Juli 2016.
Kontraktor pelaksana pembangunan seksi I jalan tol ini adalah Kerja Sama Operasi (KSO) PT Hutama Karya yang bertanggung jawab membangun simpang susun penghubung Jalan Tol Depok-Antasari dengan Tol Lingkar Luar Selatan tepat di persimpangan di depan sekolah High Scoop, Waskita Karya yang bertanggung jawab membangun jalan tol layang di atas kawasan Andara, Pondok Labu dan PT PP yang bertanggung jawab membangun ruas jalan tol dari kawasan Andara hingga Brigif.
Proyek Tol Depok-Antasari penghubung Jakarta dan Depok sedang tahap pembangunan atau konstruksi. Tahap pertama, tol ini akan dibangun untuk seksi IA dari Antasari-Brigif sepanjang 5,8 km.
Kawasan Andara, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan adalah salah satu kawasan yang dilintasi tol ini dan akan punya akses langsung dengan tol. Saat ini kegiatan konstruksi tol ini cukup masif di lokasi Jalan Bango, Cilandak, Jakarta Selatan.
(dna/hns)











































