"Situasi saat ini nggak bisa ekspansi jarak jauh. Kita masuk jarak menegah 5-7 jam. Perkuat di situ. 2016 akan buat business unit untuk perkuat di pasar haji, umrah dan charter (sewa)," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Arif Wibowo, di Garuda City Centre, Cengkareng, Selasa (15/12/2015).
Untuk penerbangan charter dan jarak menengah, Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan ke China, Hong Kong, hingga kawasan ASEAN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk penerbangan internasional ini, Garuda akan memakai armada berbadan lebar (wide body) tipe Boeing 777 dan Airbus 330. Dalam mendukung ekspansi di 2016, Garuda akan mendatangkan 23 pesawat yakni 5 Unit Airbus 330, 1 unit Boeing 777, 9 unit ATR 72, 8 unit Airbus 320.
"Tahun depan kita datangkan 23 pesawat," jelasnya.
Tahun depan, Garuda memproyeksi pertumbuhan penumpang bisa mencapai 8% sampai 9%.
"2016 proyeksi tumbuh 8-9%," tuturnya.
(feb/rrd)











































