Tahun Depan, Garuda Perbanyak Penerbangan ke China dan Umrah

Tahun Depan, Garuda Perbanyak Penerbangan ke China dan Umrah

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Selasa, 15 Des 2015 14:36 WIB
Tahun Depan, Garuda Perbanyak Penerbangan ke China dan Umrah
Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) di 2016 akan memperkuat penerbangan internasional jarak menengah antara 5 sampai 7 jam. Untuk jarak itu, Garuda akan mengincar penerbangan umrah hingga menambah frekuensi penerbangan ke China.

"Situasi saat ini nggak bisa ekspansi jarak jauh. Kita masuk jarak menegah 5-7 jam. Perkuat di situ. 2016 akan buat business unit untuk perkuat di pasar haji, umrah dan charter (sewa)," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Arif Wibowo, di Garuda City Centre, Cengkareng, Selasa (15/12/2015).

Untuk penerbangan charter dan jarak menengah, Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan ke China, Hong Kong, hingga kawasan ASEAN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"China tambahan di Guangzhou, Beijing, Shanghai. Hongkong-Denpasar besaran (ukuran pesawat) pakai wide body. Bangkok-Denpasar besarkan rute. Jakarta-Singapura pesawatnya dibesarkan. Jakarta-Madinah bolak balik seminggu 2 kali. Permintaan banyak, kita uji pasar pakai Boeing 777," ujarnya.

Untuk penerbangan internasional ini, Garuda akan memakai armada berbadan lebar (wide body) tipe Boeing 777 dan Airbus 330. Dalam mendukung ekspansi di 2016, Garuda akan mendatangkan 23 pesawat yakni 5 Unit Airbus 330, 1 unit Boeing 777, 9 unit ATR 72, 8 unit Airbus 320.

"Tahun depan kita datangkan 23 pesawat," jelasnya.

Tahun depan, Garuda memproyeksi pertumbuhan penumpang bisa mencapai 8% sampai 9%.

"2016 proyeksi tumbuh 8-9%," tuturnya.

(feb/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads