Dorong Sektor UMKM, Carrefour Gandeng PT PNM

Dorong Sektor UMKM, Carrefour Gandeng PT PNM

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Rabu, 16 Des 2015 17:24 WIB
Dorong Sektor UMKM, Carrefour Gandeng PT PNM
Jakarta - Trans Retail Indonesia bekerja sama dengan PT PNM (Permodalan Nasional Madani) melakukan sinergi dalam rangka meningkatkan kerja sama untuk mendorong UMKM di Indonesia.

Trans Retail Indonesia dan PT PMN melihat, masalah utama UMKM adalah permodalan. Dalam sinerginya dengan PNM, nantinya Transmart Carrefour akan mengarahkan UMKM ke PNM dalam pengembangan usaha, sehingga produk UMKM dapat dikembangkan dan akses pasar mereka juga bisa bertambah.

Corporate Communications GM, Transmart Carrefour, Satria Hamid mengatakan, hal ini adalah langkah nyata bagi pengembangan UMKM, dan Transmart Carrefour menjadi role model bagi pihak lainnya untuk mendukung pelaku UMKM di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, Transmart Carrefour sudah memiliki zonasi Pojok Rakyat, yang merupakan display di pintu masuk toko, yang berisi produk-produk UMKM. Pelaku UMKM tentunya belum bisa bersaing dengan pabrikan, sehingga program ini diharapkan dapat membantu mereka melakukan test pasar.

Dalam perjalanannya, Transmart Carrefour tidak hanya menyediakan tempat untuk menjual produk pelaku UMKM, namun juga memberi pelatihan mengenai branding, packaging, serta tidak kalah pentingnya adalah pemberian pelatihan mengenai manajemen keuangan.

"Transmart Carrefour nantinya akan menerima UMKM melalui pertimbangan rekomendasi dari pendamping mereka. Dalam perjalanannya, produk UMKM diberi ruang di pojok rakyat selama maksimal 2 tahun," kata Satria, dalam keterangannya, Rabu (16/12/2015).

Setelah itu akan dilakukan review, performa produk UMKM tersebut bagus, produk akan dipindahkan ke display reguler, dan akan ada produk UMKM lainnya yang masuk ke zonasi tersebut.

"Langkah ini diambil agar Pojok Rakyat menjadi program yang berkesinambungan secara jangka panjang. Ini ditujukan untuk pelaku usaha nasional, apalagi Transmart Carrefour telah menjadi milik nasional, sehingga keberpihakannya harus lebih besar kepada masyarakat Indonesia," tutup Satria.

(rrd/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads