Gubernur Aichi Dukung Pengusahanya Berinvestasi di Indonesia

Laporan dari Nagoya

Gubernur Aichi Dukung Pengusahanya Berinvestasi di Indonesia

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Jumat, 18 Des 2015 15:04 WIB
Gubernur Aichi Dukung Pengusahanya Berinvestasi di Indonesia
Nagoya - Pemerintah Prefektur (Provinsi) Aichi, Jepang berkomitmen mendorong para pengusahanya untuk melakukan kerja sama ekonomi dengan para pengusaha Indonesia. Saat ini, ada sekitar 2.500 pengusaha dari prefektur Aichi yang telah melakukan usaha bersama dengan Indonesia.

Komitmen ini disampaikan Gubernur Prefektur Aichi Hideaki Ohmura saat menerima Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia Jepang (PPIJ) Rachmat Gobel dan rombongan di kantornya, Nagoya, Rabu (16/12/2015). Rachmat Gobel yang merupakan mantan Menteri Perdagangan RI membawa beberapa pengusaha dari Indonesia.

Hideaki Ohmura bercerita pihaknya sudah bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menko Perekonomian Darmin Nasution pada Oktober 2015 lalu saat melawat ke Indonesia. Komitmen ini juga sudah ia sampaikan dalam pertemuan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini ada 2.500 pengusaha Aichi yang telah berinvestasi di Indonesia," kata Hideaki

Hideaki juga mendukung penuh kerja sama Jepang dan Indonesia dalam bidang pariwisata. Antara lain dia mendukung upaya pertukaran SDM dalam pengelolaan bandara antara Nagoya dan Jakarta. Dia juga mendukung penuh rencana Garuda yang akan kembali membuka penerbangan langsung Jakarta-Nagoya, sehingga bisa mengangkut lebih mudah para wisatawan dari kedua negara.

Dia berharap hubungan Indonesia dan Jepang terus meningkat dari masa ke masa, terutama dengan Perfektur Aichi.

Harapan yang sama juga disampaikan Rachmat Gobel. Hubungan bisnis antara Jepang dan Indonesia yang berasal dari Nagoya, salah satunya dilakukan Toyota Motor Corporation (TMC). Kota yang asri ini merupakan pusat pabrik Toyota. Toyota saat ini telah menjadi perusahaan otomotif terbesar di dunia. "Banyak pelajaran yang bisa diambil dari Jepang, terutama semangat monozukuri (penciptaan produk)," kata Rachmat.

Pertemuan singkat antara Hideaki Ohmura dan Rachmat Gobel bersama sejumlah pengusaha Indonesia diakhiri dengan saling penyerahan cindera mata. Setelah itu, dilakukan foto bersama di depan kantor Gubernur Aichi.

Rachmat Gobel juga membawa rombongan menuju restoran suba 'Sagami' yang berada di pusat Kota Nagoya. Restoran ini juga telah membuka cabang di Jakarta. Restoran ini merupakan bagian dari Sagami Chain Co.Ltd, pabrik mie yang berpusat di Nagoya. Rombongan mendapat penjelasan singkat dari Toshiyuki Kamada, CEO Sagami Chain. Yang mengejutkan, perusahaan ini beromset sekitar Rp 3 triliun, hanya dari jualan soba.

(hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads