Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong ikut angkat bicara soal fenomena ojek online tersebut. Menurut pandangan Lembong, tak seharusnya pelaku usaha lain, atau pun regulator, berusaha menutup layanan ojek online karena alasan tersebut.
"Jadi secara umum kita ingin keterbukaan, itu satu aspek yang penting dari persaingan, kami sempat bicara dengan KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) ada contoh persaingan nggak sehat, yakni pemain usaha berkoordinasi mencoba tutup akses pasar (ojek online)," kata pria yang akrab disapa Tom ini ditemui di kantor KPPU, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keterbukaan (pasar) itu penting supaya ada pelaku baru masuk. Ada peserta baru untuk bisa masuk malah perkuat persaingan, harga akan turun, yang akan untung konsumen," ujarnya.
(ang/ang)











































