Pesan Mentan ke Petani Jagung di Karo: Jangan Jual Murah, Ya

Pesan Mentan ke Petani Jagung di Karo: Jangan Jual Murah, Ya

Lani Pujiastuti - detikFinance
Selasa, 22 Des 2015 13:06 WIB
Pesan Mentan ke Petani Jagung di Karo: Jangan Jual Murah, Ya
Karo -

Menteri Pertanian Amran Sulaiman hari ini blusukan meninjau lahan jagung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Mentan didampingi Direktur Jenderal Tanaman Pangan Hasil Sembiring dan Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo Munarta Ginting.

Di tengah perjalanan usai berdiskusi di kantor bupati Karo Terkelin Brahmana menuju lokasi panen jagung laju mobil Mentan Amran tiba-tiba berhenti. Mentan Amran turun dari mobil lalu menghampiri petani jagung yang sedang menggiling hasil panen jagung.

Mentan mengecek langsung jagung yang sudah masuk masa petik. Diambilnya jagung dari sela-sela daun dan batang yang sudah menguning karena masa panen. Kulit jagung dikupas dan jagung bertongkol besar dengan biji menguning sempurna pun terlihat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mentan Amran kemudian menanyai petani pemilik lahan.

"Bagus ini, berapa luas lahan? satu hektar dapat berapa ton?" tanya Mentan ke petani jagung pemilik lahan di Kabupaten Karo, Selasa (22/12/2015).

"Empat hektar pak. Produktivitas 8 ton/hektar," jawab Salomo Depari, petani jagung pemilik lahan berusia 58 tahun.

Mentan memuji hasil panen jagung petani dengan produktivitas lebih tinggi dari rata-rata nasional.

"Wah, 8 ton? bagus sekali. Harga berapa?," Mentan kembali bertanya.

"Harga Rp 2.700/kg pak. Sudah bagus, panen sebelumnya pernah rendah Rp 2.200/kg," jawab Salomo.

Mentan berpesan kepada petani agar mempertahankan harga jual jagungnya. Dengan harga yang tergolong bagus saat ini, menurut Mentan, petani bisa dapat untung dan kembali semangat menanam jagung.

"Jangan jual murah ya. Hasilnya kalau 8 ton dikali 4 hektar sudah 32 ton. Lalu dikali harga Rp 2.700/kg maka hasilnya 3 bulan jadi Rp 86 juta. Itu dibagi 3 bulan Rp 28 juta, lebih tinggi dari gaji menteri," kata Mentan.

Petani dan pejabat daerah pun tertawa mendengar candaan tersebut. Mentan pun berdecak kagum petani jagung tersebut punya rumah berdinding tembok seluas 100 meter persegi beserta alat penggilingan jagung.

(hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads