Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman hari ini panen jagung di kaki Gunung Sunabung tepatnya di Desa Tigabinanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Produksi jagung di Kabupaten Karo merupakan terbesar di Sumatera Utara. Tahun ini lahan jagung yang berhasil panen di Kabupaten Karo mencapai 76.000 hektar dengan total panen 528.000 ton.
Mentan tiba di lokasi panen pukul 12.15 dan langsung blusukan ke tengah lahan jagung untuk memanen jagung. Mentan gulung lengan baju hingga siku dan bersiap memetik jagung. Mentan didampingi Dirjen Tanaman Pangan Hasil Sembiring dan Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo Munarta Ginting. Usai memetik beberapa tongkol jagung, Mentan berdiskusi dengan petani.
"Panen sampai hari ini hampir 76.000 hektar. Produktivitas 6,8 ton/hektar. Jadi panennya 528.000 ton panen sampai akhir November. Itu sudah melampaui target dari provinsi untuk tanam 70.000 hektar, kami sudah tanam 79.000 hektar," kata Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo Munarta Ginting di Desa Tigabinanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (22/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harga jagung saat ini wajar menguntungkan bagi petani. Kalau harga jatuh, lapor datang ke kantor saya di Jakarta. Kalau Bupati tidak biayai, kementerian yang tanggung. Ini maksud kami mengendalikan impor bukan menahan impor. Supaya jagung petani yang masih di lahan bisa panen dengan harga wajar di tingkat petani," kata Amran.
Mentan berharap dengan naiknya produksi dan harga yang terjaga, petani bisa mengupayakan kembali tanam jagung. Dengan produksi bertambah, Mentan berharap ekspor bisa ditingkatkan.
"Lebih penting hasil petani Indonesia bisa terserap. Bantuan benih jagung tahun ini kami beri untuk 1 juta hektar. Kalau petani masih butuh, bisa kita tambah 300.000 hektar tahun depan," kata Mentan.
Munarta menambahkan, capaian panen jagung ini berkat kegigihan petani Karo yang bisa mengatasi hambatan. "Petani bisa mengatasi hambatan dan kondisi agroklimat sepanjang tahun memang sangat mendukung. Kami tahun ini juga berhasil melakukan erluasan areal tanam jagung 10.400 hektar," tutur Munarta.
Selain jagung, lanjut Munarta, Kabupaten Karo juga merupakan sentra tanaman hortikultura seperti kentang, cabai, tomat, dan sayur-sayuran lainnya. Sayangnya lahan tersebut sebagian terdampak erupsi Gunung Sinabung.
"Lahan pertanian di sekitaran Gunung Sinabung merupakan juga terkena imbas erupsi. Kami harap Pak Menteri juga bisa membantu petani hortikultura di sana," kata Munarta
Mendengar keluhan tersebut, Mentan berpamitan kepada petani jagung untuk lanjut menengok petani yang lahannya terdampak erupsi Sinabung. Meski tanpa rencana agenda menengok petani Gunung Sinabung, Mentan memutuskan tetap bergerak menuju lokasi petani terdampak erupsi Sibanung.
(hns/hns)











































