Jokowi Panggil Rizal Ramli, Apa Kabar Dwell Time?

Jokowi Panggil Rizal Ramli, Apa Kabar Dwell Time?

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 22 Des 2015 17:11 WIB
Jokowi Panggil Rizal Ramli, Apa Kabar Dwell Time?
Jakarta - Sore ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli serta Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi. Jokowi ingin mengecek realisasi percepatan dwell time atau waktu bongkar muat barang di pelabuhan.

"Saya ingin dapatkan laporan dari Menko Maritim dan menteri terkait lainnya, terkait langkah yang sudah kita ambil untuk menekan dwelling time dan saya ingin melihat perubahan yang konkret. Perlu saya sampaikan, saya juga telah dan terus memonitor lewat BPKP yang saya terjunkan di lapangan, dan hasilnya sudah mendapatkannya," tutur Jokowi membuka rapat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/12/2015).

Dalam rapat tersebut, hadir juga Deputi II Kemenko Kemaritiman dan Sumber Daya‎, Agung Kuswandono, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Menteri Sekretariat Negara Pratikno.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi tidak mau main-main dengan efisiensi arus barang di pelabuhan. Dia ingin Indonesia bisa bersaing dengan negara lain dalam hal kecepatan arus distribusi barang.

"Kita tidak bisa main-main lagi dengan yang namanya efisiensi, dwelling time. Karena apa pun kita telah masuk era kompetisi, era persaingan antar negara yang memerlukan kecepatan, memerlukan efisiensi untuk meningkatkan competitiveness kita, meningkatkan daya saing ekonomi kita," tegas Jokowi.

Bila Indonesia lambat dan tidak efisien untuk pelaku usaha, maka Indonesia akan tertinggal dari negara lain, dan investasi menurun. Karena itu, Jokowi meminta adanya pembenahan di sektor dwell time ini.

"Saya minta terus pembenahan-pembenahan dari tahapan custom clearance, maupun post custom clearance, pembenahan jalur dan pemeriksaan fisik, untuk mengatasi penumpukan kontainer yang melewati batas waktu, yang berkaitan dengan akses menuju pelabuhan, baik lewat jalan raya maupun kereta api dan kita harapkan semua bisa diatasi secepatnya‎," papar Jokowi.

(dnl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads