Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 22 Des 2015 19:34 WIB

Ditugasi Benahi PDAM, Rizal Ramli Usul Dibentuk Dewan Air Nasional

Michael Agustinus - detikFinance
Jakarta -

Sebagian besar dari 300 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di seluruh Indonesia mengalami kerugian. Salah satu penyebabnya adalah tarif air PDAM yang terlalu rendah, tak pernah naik selama puluhan tahun.

Untuk memperkuat keuangan PDAM, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli ingin tarif air PDAM dinaikan. Dia juga mengusulkan pembentukan Dewan Air Nasional yang punya kewenangan untuk menetapkan tarif air bersih supaya cukup ekonomis dan tidak membuat PDAM merugi.

‎"Perlu dibentuk Dewan Air Nasional. Dewan Air Nasional punya kewenangan untuk menentukan pricing supaya return normal lah," kata Rizal dalam konferensi pers di Gedung BPPT, Jakarta, Selasa (22/12/2015).

Dia menegaskan, kebijakan untuk memperkuat PDAM sangat dibutuhkan saat ini.‎ Sebab, mayoritas rakyat Indonesia masih kekurangan air bersih. Di sisi lain, tarif air bersih di Indonesia semakin mahal dan tak terjangkau oleh masyarakat. ‎Padahal, air adalah kebutuhan mendasar manusia.

Mayoritas PDAM di Indonesia sudah tidak mampu meningkatkan kapasitasnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih.‎

"Kebanyakan PDAM ini merugi sehingga tidak punya kemampuan menambah kapasitas. ‎Jangan sampai air didominasi oleh swasta yan harganya makin mahal, ini sih ngajak miskin," ucapnya.

‎Karena itu, Rizal bertekad membenahi pengelolaan 50 PDAM dalam 2 tahun. Perbaikan pengelolaan PDAM ini merupakan tugas khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada dirinya.

"Saya dapat tugas khusus dari Presiden untuk membenahi PDAM. Saya bilang ke Presiden, saya coba dulu 50 dalam 2 tahun," pungkasnya.

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed