"Investor individu mulai investasi ke saham dan reksa dana baik saham dan campuran, karena IHSG kemungkinan naik di 2016," kata Senior Financial Advisor AAM and Associates Aidil Akbar saat ditemui di Dapur Sunda, Pacific Place, Jakarta, Rabu (23/12/2015).
Selain itu, Aidil menyebutkan, harga properti saat ini stagnan dan cenderung turun, membuka peluang untuk berinvestasi pada properti, mengingat apabila perbaikan ekonomi terjadi maka daya beli masyarakat meningkat dan harga properti akan kembali naik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, dolar AS yang diprediksi akan menguat dampak dari kenaikan suku bunga AS akan membuat harga emas dunia turun. Ini kesempatan untuk investasi pada emas ketika harga turun.
"Kalau Fed naikin suku bunganya, dolar menguat, di dunia itu hukum dolar berbanding terbalik dengan emas. Emas potensinya naik jangka pendek 1-2 tahun," ujar dia.
(drk/ang)











































