"Tadi bahas El Nino dan produksi jagung dan kedelai. Khusus padi kita mau target bisa 9,26 juta hektar," kata Amran ditemui usai rapat di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (28/12/2015).
Saat ini, total luas lahan baku sawah secara nasional mencapai 9,2 juta hektar, namun hanya sekitar 5,3 juta hektar yang ditanami secara rutin, selebihnya 3,9 juta hektar ditanami tidak rutin (bongkor) bahkan kerap terancam konversi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain luasan tanam, lanjut Amran, pihaknya juga menyampaikan ke Darmin bahwa produksi gabah masih aman dan sesuai dengan target, meski ada dampak El Nino yang masih terasa hingga tahun depan.
"Aman, realisasi dari produksi padi kita sampai akhir tahun sudah sesuai dengan Aram (angka ramalan) II sebesar 74,99 juta ton," kata Amran.
Sebagai informasi, rapat koordinasi terbatas tersebut membahas ketersediaan dan stabilitas pangan yang meliputi beras, kedelai, gula, jagung, dan daging sapi.
Rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution ini diikuti sejumlah menteri dan pejabat terkait antara lain Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusuma Kusumayakti, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin.
(drk/drk)











































