Kepala Pusat Bendungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR Imam Santoso mengatakan program ini telah dicanangkan sebagai upaya mencapai target pembangunan 49 buah waduk baru bisa terbangun dalam lima tahun Pemerintahan Kabinet Kerja hingga tahun 2019 mendatang.
"Total biaya yang diperlukan adalah sebesar Rp 8,76 triliun untuk 8 bendungan tersebut. Akan dianggarkan secara multiyears (lebih dari satu tahun)," ujar Imam kepada detikFinance, Senin (28/12/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diperkirakan nantinya dapat menampung 409 juta kubik air, menyediakan air bagi 45 ribu hektar lahan irigasi, mereduksi banjir hingga 2000 meter kubik per detik, menyediakan air baku 9,72 meter kubik per detik dan sebagai pembangkit tenaga listrik sebesar 21,8 megawatt," pungkas dia.
Selain pembangunan bendungan atau waduk, pada tahun 2016 mendatang, Ditjen SDA juga merencanakan pembangunan dan rehabilitasi irigasi, rawa serta tambak.
Pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur pendukung program ketahanan pangan ini mendapatkan porsi anggaran terbesar dibandingkan dengan pekerjaan lainnya, yaitu sekitar Rp 6,9 triliun, atau sebesar 22,84% dari total anggaran tahun 2016.
(dna/ang)










































