Salah satu Bandara yang diresmikan adalah Bandara Wamena di Wamena, Papua pada 30 Desember 2015.
"Diresmikan oleh Pak Jokowi karena pengembangan dan perbaikan yang dilakukan sudah selesai dan siap beroperasi," ujar Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso kepada detikFinance Kamis (31/12/2015).
Agus menjelaskan, pengembangan yang dilakukan adalah pembangunan gedung terminal penumpang. Agus mengatakan, Bandara Wamena kini memiliki fasilitas lebih lengkap dibanding kondisi sebelumnya.
Dengan luas terminal 4000 m2, bandara Wamena kini dapat menampung hingga 228 penumpang dengan fasilitas lengkap seperti, 5 buah konter check-in, kursi penumpang di ruang boarding, ruangan ber-AC, dan toilet.
Pembangunan terminal Bandara dilakukan sesuai dengan standar keselamatan dan sangat memperhatikan kebersihan dan kenyamanan penumpang.
Di sisi airside, Bandara Wamena memiliki 2 tempat parkir pesawat (taxi way) seluas 180 m x 45 m dan 356 m x 45 m dan 5 jalur taxi way. Saat ini bandara Wamena memiliki panjang runway 2175 m x 30 m yang bisa didarati pesawat berbadan besar seperti Boeing 737-300.
"Efektif akan beroperasi pada 1 Januari 2016," tuturnya.
Di hari yang sama, Jokowi yang didamping Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono juga meresmikan Bandara Utarom di Kabupaten Kaimana, Papua Barat.
Pembangunan bandara Kaimana dilakukan melalui beberapa tahap, dimulai pada tahun 2012 kemudian dilanjutkan pembangunannya pada tahun 2014 dan selesai dibangun pada akhir tahun 2015.
Kini, Bandara Kaimana atau Utarom memiliki desain terminal penumpang yang modern seperti yang dimiliki bandara Wamena.
Dengan kapasitas terminal yang lebih besar maka akan dapat menampung penumpang hingga 102 penumpang. Selain itu, terminal penumpang dibuat sedemikian bersih dan nyaman dalam rangka peningkatan pelayanan kepada penumpang.
Sebelumnya, pada 17 Desember 2015, Jokowi juga telah meresmikan Bandara Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain meresmikan 3 bandara ini, Jokowi juga meninjau Bandara Domine Eduard Osok di Sorong Papua Barat. Bandara ini juga termasuk bandara yang sedang 'dipercantik' oleh Kementerian Perhubungan.
"Pelaksanaan pengembangan sudah sebagian besar selesesai. Tinggal pemasangan garbarata dan sedikit pekerjaan-pekerjaan kecil. Januari 2016 kita harus sudah selesai," pungkas dia.
(dna/hns)











































