Mentan: Pengadaan Alat Mesin Pertanian Naik 2500%

Mentan: Pengadaan Alat Mesin Pertanian Naik 2500%

Michael Agustinus - detikFinance
Senin, 04 Jan 2016 11:26 WIB
Mentan: Pengadaan Alat Mesin Pertanian Naik 2500%
Sumber: Humas Kementan
Jakarta -

Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan beberapa program prioritas untuk mendorong produksi pangan di 2016, terutama untuk 7 komoditas utama, yaitu padi, jagung kedelai, bawang merah, cabe, gula, dan daging sapi.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menuturkan bahwa fokus utama Kementan di 2016 adalah pengadaan alat mesin pertanian (alsintan) untuk para petani. Di tahun ini, pihaknya akan membagikan 100 ribu unit alsintan, naik 2.500% dibanding tahun 2014, naik 25% dibanding 2015.

"2016 nanti yang jadi fokus adalah alsintan, kami upayakan bisa 100 ribu unit tahun ini, naik 2500% dari 2014. Tahun 2015 kemarin 80 ribu unit," ujar Amran usai Penandatanganan Kontrak Barang dan Jasa 2016 di Kementan, Jakarta, Senin (4/1/2016)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, pencetakan sawah baru β€Ždi 2016 ditargetkan mencapai 200 ribu hektar (ha), naik 10 kali lipat dibanding 2015. Pencetakan sawah baru ini bisa meningkatkan produksi hingga 1 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 570 ribu ton beras. Prioritas lainnya adalah pembangunan jaringan irigasi tersier dan embung.

"Perlu kami sampaikan juga ada pencetakan sawah cukup besar, 200 ribu ha di seluruh Indonesia pada 2016. Kalau berproduksi panen,1 kali panen saja 1 juta ton GKG. Ada juga DAM, embung kita anggarkan Rp 400 miliar," paparnya.

β€ŽPengadaan sapi indukan untuk meningkatkan populasi sapi di dalam negeri juga terus dilakukan. "Kita juga akan impor sapi indukan," tukas Amran.

Amran meminta para bawahannya agar tidak menunda-nunda lelang untuk program-program prioritas tersebut. Jika ada pejabat yang lamban dan lalai dalam melakukan lelang, maka jabatannya akan dilelang.β€Ž

"Kalau lelang terlambat, jabatan dilelang. Minggu depan sudah ada 9 pejabat eselon II yang jabatannya dilelang," tandasnya.

(hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads