Walaupun sejumlah pintu masuk Wisman mengalami penurunan seperti di Bandara Juanda Surabaya dan Kualanamu, karena ada kecelakaan pesawat hingga gunung meletus, secara keseluruhan jumlah Wisman tahun ini naik 3,23%.
"Ada penurunan masuk dari Bandara Juanda Surabaya karena musibah pesawat, kemudian Bandara Kualanamu karena musibah Gunung Sinabung," Kata Kepala BPS, Suryamin, saat jumpa pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (4/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan juga sempat terjadi di Bandara Ngurah Rai Bali saat terjadi musibah Gunung Rinjani dan Gunung Raung sehingga penerbangan dari atau ke Bali menjadi terganggu.
Penurunan terjadi antara Oktober 2015-November 2015 sebanyak 28,51%. Meski demikian, angka wisman pada Januari-November 2015 melalui Bandara Ngurah Raik naik 5%.
Angka penurunan wisman ke tanah air juga terjadi pada pintu masuk yang terkena dampak musibah asap seperti Bandara Sepinggan, Balikpapan yakni terkoneksi 41,02% untuk periode Januari-November 2015 dibandingkan periode sama di 2014.
Meski terjadi koreksi jumlah wisatawan asing yang masuk di beberapa pintu masuk, BPS mengaku ada kenaikan kunjungan turis antara Januari-November 2015 yang senilai 8.795.069 turis dibandingkan Januari-November 2014 yang sebanyak 8.520.077 turis. Tercatat, kenaikan turis untuk periode tersebut sebesar 3,23%.
(feb/rrd)











































