"Penumpang Citilink tembus 9,75 juta orang dari Januari sampai Desember 2015. Ini naik 26%," Kata Direktur Utama Citilink, Albert Burhan di Hotel Red Top, Jakarta, Selasa (5/1/2016).
Jumlah penumpang terbesar disumbang dari rute Jawa dan Sumatera. Pertumbuhan penumpang ini sebetulnya bisa lebih tinggi. Alasannya, penerbangan Citilink sempat terganggu karena musibah gunung meletus hingga asap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Albert mengaku jumlah penumpang diproyeksi akan naik 30% di 2016. Alasannya, Citilink akan mendatangkan 8 unit pesat baru tipe Airbus 320 di 2016. Penambahan kapasitas daya angkut dan frekuensi bisa mengerek naik jumlah penumpang. Apalagi, maskapai LCC ini berencana membuka rute baru ke wilayah Indonesia Timur seperti Papua dan Maluku.
"Kita proyeksi naik 30% di 2016," tambahnya.
(feb/ang)











































