Dia memperkirakan, sebanyak Rp 70 triliun dinikmati oleh petani karena harga gabah naik sekitar Rp 1.000/kg. Dengan perhitungan produksi padi sekitar 70 juta ton gabah kering giling (GKG), maka kenaikan Rp 1.000 per kg membuat pendapatan petani di seluruh Indonesia naik Rp 70 triliun.
"Harga gabah naik Rp 1.000/kg, produksi 70 juta ton berarti Rp 70 triliun dinikmati petani," kata Amran saat ditemui di Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (6/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika ditambah dengan kenaikan pendapatan petani dari produksi padi sebesar Rp 70 triliun, Amran melanjutkan, maka Rp 90 triliun dinikmati oleh petani.β
"Harga jagung naik Rp 1.000/kg, 20 juta ton berarti 20 triliun, total (ditambah Rp 70 triliun) jadi Rp 90 triliun," ucapnya.
Hasilnya, kesejahteraan petani meningkat, indikatornya adalah Nilai Tukar Petani (NTP) yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS).β
"Hasilnya NTP naik. Dengan ujung pena kita kendalikan impor," tutup Amran.
(rrd/rrd)











































