Harga Beras dan Jagung Naik, Mentan: Rp 90 T Dinikmati Petani

Harga Beras dan Jagung Naik, Mentan: Rp 90 T Dinikmati Petani

Michael Agustinus - detikFinance
Rabu, 06 Jan 2016 13:00 WIB
Harga Beras dan Jagung Naik, Mentan: Rp 90 T Dinikmati Petani
Jakarta - Kenaikan harga beras dan jagung dalam setahun terakhir ini dinilai positif oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Dia mengklaim bahwa kenaikan harga beras dan jagung ini merupakan buah dari kebijakan pengendalian impor yang dilakukan pemerintah.

Dia memperkirakan, sebanyak Rp 70 triliun dinikmati oleh petani karena harga gabah naik sekitar Rp 1.000/kg. Dengan perhitungan produksi padi sekitar 70 juta ton gabah kering giling (GKG), maka kenaikan Rp 1.000 per kg membuat pendapatan petani di seluruh Indonesia naik Rp 70 triliun.

"Harga gabah naik Rp 1.000/kg, produksi 70 juta ton berarti Rp 70 triliun dinikmati petani," kata Amran saat ditemui di Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (6/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, kenaikan harga jagung sebesar Rp 1.000/kg diperkirakan membuat pendapatan petani jagung di seluruh Indonesia naik Rp 20 triliun. Perhitungannya adalah produksi jagung sekitar 20 juta ton dikalikan Rp 1.000/kg.

Jika ditambah dengan kenaikan pendapatan petani dari produksi padi sebesar Rp 70 triliun, Amran melanjutkan, maka Rp 90 triliun dinikmati oleh petani.β€Ž

"Harga jagung naik Rp 1.000/kg, 20 juta ton berarti 20 triliun, total (ditambah Rp 70 triliun) jadi Rp 90 triliun," ucapnya.

Hasilnya, kesejahteraan petani meningkat, indikatornya adalah Nilai Tukar Petani (NTP) yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS).β€Ž

"Hasilnya NTP naik. Dengan ujung pena kita kendalikan impor," tutup Amran.

(rrd/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads