"Saya ingin memberikan perspektif ke depan, APBN untuk infrastruktur diprioritaskan, fokusnya ada di situ," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Rabu (6/12/2016).
Jokowi mengatakan, anggaran infrastruktur akan meningkat seiring meningkatnya pendapatan negara dalam beberapa tahun ke depan. Oleh sebab itu, Jokowi meminta setiap kementerian menyiapkan sumber daya yang memadai untuk menggarap proyek infrastruktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang baru konsentrasi untuk mendatangkan wisatawan mancanegara, PU (Kementerian PUPR) harus melihat apa yang bisa dimasuki. Masalah air, toilet, jalan di kanan kiri lokasi wisata, pelabuhan udara. Ini yang PU bisa masuk," tutur Jokowi.
Jokowi menambahkan, upaya meningkatkan pembangunan infrastruktur juga bertujuan untuk pemerataan pembangunan hingga ke wilayah timur Indonesia. Sehingga, berbagai ketimpangan yang selama ini terjadi bisa segera diperbaiki.
"Saat muter di Indonesia Timur, NTT dan Papua itu jauh sekali bedanya," tukas Jokowi.
(hns/rrd)










































