Harga Bahan Pokok di Awal 2016 Naik, Mendag: Petani dan Pedagang Libur

Harga Bahan Pokok di Awal 2016 Naik, Mendag: Petani dan Pedagang Libur

Michael Agustinus - detikFinance
Senin, 11 Jan 2016 16:17 WIB
Harga Bahan Pokok di Awal 2016 Naik, Mendag: Petani dan Pedagang Libur
Jakarta -

Harga bahan pokok seperti beras, cabe, telur ayam, daging ayam merangkak naik pada awal tahun ini. Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong mengungkapkan bahwa kenaikan harga sejumlah bahan pokok ini terutama disebabkan pergantian musim di akhir tahun.

Produksi padi misalnya, secara siklus memang sedang rendah produksinya di bulan Desember, Januari, dan Februari karena musim hujan. Sebagian besar lahan sedang mulai tanam saat musim hujan.

Selain itu, Lembong menyebut liburan akhir tahun juga membuat harga bahan pokok terkerek naik. Sebab, pasokan bahan pokok berkurang karena para petani dan pedagang ikut berlibur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada pergantian musim. Lalu akhir tahun kan musim libur, jadi banyak petani dan pedagang yang libur, jadi pasar terganggu," kata Lembong saat ditemui di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (11/1/2016).

Lembong menambahkan, harga bahan-bahan pokok akan segera turun dalam waktu dekat karena libut panjang sudah ‎lewat. "Dalam beberapa minggu ini sudah normal kembali," dia mengimbuhkan.

Untuk cabe, Lembong memperkirakan akan terjadi penurunan harga di sekitar akhir Januari ‎dan awal Februari karena adanya panen. "Khusus cabe, panennya kan baru akhir Januari atau awal Februari, jadi akan reda dengan sendirinya," tuturnya.

Adapun untuk telur dan daging ayam, kenaikan harga terjadi karena adanya lonjakan harga pakan ternak, yaitu jagung. "Telur dan ayam, ‎kita masih membenahi rantai pasok jagung dan pakan ternak. Kelihatannya penyebab kenaikan di ayam dan telur adalah pakan ternak," ucapnya.

Lembong masih mencari cara agar pasokan dan harga jagung bisa kembali normal, sehingga harga telur dan daging ayam juga bisa distabilkan.‎ "Pakan ternak naik karena distorsi di pasar jagung, kita sedang menyelesaikan itu," tutupnya.

(hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads