"Pertumbuhan untuk stabil harus sekitar 7%, karena penduduk naik 1,5%. Menyerap kebutuhan masyarakat," ujar JK dalam sambutannya di Dies Natalis Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (13/1/2016).
Indonesia disebut mampu mencapai tingkat pertumbuhan 7% dikarenakan Indonesia memiliki banyak faktor pendukung karena memiliki penduduk yang besar dan berimbas pada pasar yang luas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintah punya kebijakan cukup besar. Kita punya banyak program tahun ini," ujarnya.
Sebagai contoh dalam masalah pajak, pemerintah ingin menciptakan keadilan dalam sistem perpajakan sehingga mengurangi penyelewengan para wajib pajak. Program pemerintah lainnya adalah dengan menaikkan golongan kelas menengah.
"Pada akhirnya adalah kemajuan kesejahteran dapat diukur melalui ekonomi dan lapangan kerja. Mencapai kemakmuran," terangnya.
JK menegaskan, untuk melewati middle income dengan rata-rata US$ 18.000 perkapita pada tahun 2030, maka Indonesia harus mampu tumbuh secara berkelanjutan lebih dari 10% per tahun selama 15 tahun ke depan.
"Selain itu, ketergantungan kepada komoditi merupakan salah satu penyebab ketidakmampuan kita mempercepat laju pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
(tfq/drk)











































