Namun, Menteri BUMN, Rini Soemarno mengaku, sebenarnya kondisi BUMN-BUMN di bawah koordinasi kementerian telah semakin membaik. Ini ditandai dengan jumlah BUMN yang rugi dan nilai kerugiannya.
"Total kerugian turun dari Rp 10,2 triliun di 2014, menjadi Rp 5,8 triliun di 2015. Jumlah BUMN rugi juga menurun, dari semula 27 perusahaan menjadi hanya 18 BUMN," kata Rini, dalam paparan di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (19/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Total aset BUMN tahun 2015 mencapai Rp 5.395 triliun dari tahun 2014 yang hanya sebesar Rp 4.577 triliun. Diharapkan tahun ini semakin besar lagi menjadi Rp 6.240 triliun," aku dia.
(dna/dnl)











































