Proyek dikerjakan oleh anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), yakni PT Kereta Api Properti Managemen (KAPM).
Hal ini diungkapkan Komandan Regu dan Pengawas Proyek dari KAPM, Doni Erick saat ditemui detikFinance, di lokasi pengerjaan proyek kawasan Koja, Jakarta Utara, Rabu (20/01/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini setidaknya ada 100 orang pekerja yang dilibatkan dalam proyek ini. Beberapa alat berat juga disiagakan agar proyek tersebut bisa selesai tepat waktu.
"Kita bekerja cepat dong, kita bekerja terus. Jumlah pekerja ada kurang lebih 100 orang tapi ini menyebar dari Mambo ke Koja," tambahya.
Lanjut Doni, proyek ini akan ditinjau langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia mendapatkan informasi bila Jokowi akan datang untuk melihat langsung pengerjaan proyek pada 25 Januari 2016.
"Tanggal 25 Januari ini akan dilihat (proyek pengerjaan) langsung oleh bapak Presiden," sebutnya.
Rel kereta baru di Pelabuhan Tanjung Priok memiliki panjang 1,5 Km. Rutenya dimulai dari Stasiun Pasoso (jalur lama) hingga Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) (jalur baru).
Dari Stasiun Pasoso, rute rel akan tegak lurus hingga kawasan Mambo dan Koja, Jakarta Utara. Dari Koja, jalur kemudian sedikit memutar ke kiri menuju jalan raya dan kembali tegak lurus menuju Dermaga JICT, melalui areal belakang Makam Mbah Priok.
Sebelum rel memasuki jalan raya, KAPM mendesain adanya percabangan rel sehingga nantinya akan ada 2 jalur kereta yang bisa masuk ke Dermaga JICT. Nantinya, proses bongkar muat kontainer akan dilakukan di Dermaga JICT.
Kontainer yang sudah diangkut dengan kereta, kemudian akan dibawa menuju Stasiun Pasoso dan diteruskan melewati rel di sisi sebelah kanan dari Stasiun Tanjung Priok.
(feb/feb)











































