"Menjadi yang tercepat (pertumbuhan ekonomi) tidak cukup untuk India," ujar Menteri Keuangan India, Arun Jaitley dilansir dari CNN, Kamis (21/1/2016).
Jaitley menargetkan pertumbuhan ekonomi India bisa mencapai 9% per tahun. Data terakhir di kuartal III-2015, ekonomi India tumbuh 7,4%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertumbuhan ekonomi India mulai melebihi China, meski di 2015 lalu ada gangguan bencana dan perlambatan di sejumlah sektor, termasuk baja.
India sangat diuntungkan dengan jatuhnya harga minyak dunia. Ini membuat pemerintahnya bisa memangkas subsidi BBM. Penghematan subsidi ini akan digunakan penuh untuk membangun infrastruktur dan jalan di sepanjang negara tersebut.
Meski begitu, India masih harus melakukan pembenahan. Seperti pembenahan regulasi, dukungan kepada usaha-usaha baru, dan pengembangan skil tenaga kerja.
Selain itu, sektor perbankan juga harus diwaspadai, karena penurunan harga komoditas menyakitkan bagi perbankan di India.
Pemerintah India saat ini tengah dalam tekanan untuk mengubah aturan pajak barang dan jasa.
(dnl/drk)











































