Jokowi: Tak Ada Lagi Izin Berbulan-bulan dan Bertahun-tahun

Jokowi: Tak Ada Lagi Izin Berbulan-bulan dan Bertahun-tahun

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 22 Jan 2016 17:01 WIB
Jokowi: Tak Ada Lagi Izin Berbulan-bulan dan Bertahun-tahun
Foto: Rusman/Setpres
Wonogiri - Peningkatan daya saing menjadi fokus Presiden Joko Widodo (Jokowi). Cara yang dilakukan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan skill tenaga kerja, hingga pemangkasan birokrasi atau perizinan.

"Di pemerintahan harus kita rombak besar-besaran. Tidak ada lagi yang namanya izin berbulan-bulan, bertahun-tahun. Semua harus satu garis kalau kita mau memenangkan persaingan," tegas Jokowi saat meluncurkan Program Investasi Menciptakan Lapangan Kerja Tahap III dan Peresmian Pabrik PT Nesia Pan Pacific Clothing, serta Peresmian Akademi Komunitas Industri TPT (tekstil dan produk tekstil) Surakarta.

Acara dilakukan di Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (22/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi mengatakan, saat ini sudah ada perizinan usaha 3 jam yang diluncurkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), untuk izin di kawasan industri.

"Kemarin teman saya sudah coba, saya sendiri belum ngecek. Saya telepon teman saya, dia bilang sudah selesai dalam 3 jam. Kalau yang datang saya bisa saja disiap-siapin. Tapi kalau yang datang pengusaha benar," ujar Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga bercerita soal pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB) di DKI Jakarta.

"Kemarin dengan gubernur DKI juga saya sampaikan sama. Dulu mengurus IMB bertahun-tahun, sekarang online, langsung tarik jadi. Saya pernah nyoba sendiri, saya cek, saya masuk ke kantor, saya coba minta SIUP perlakukan saya sebagai pemohon, saya tungguin. Dua menit jadi," kata Jokowi.

Jokowi menyatakan dirinya tak habis pikir, mengurus surat izin usaha perdagangan (SIUP) 1 lembar bisa hingga berminggu-minggu.  

"Saya bilang ke Mendag, dibuat SOP-nya dari pusat, bikin jadi 3 jam. Begitu Permendag terbit, kepala dinas harus selesaikan dalam 3 jam karena sudah SOP," ucap Jokowi.

"Itulah penyelesaian-penyelsaian yang terus kita benahi. Sekali lagi ini era persaingan, era kompetisi," imbuhnya. (wdl/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads